Pendalaman Alkitab: Langkah-langkah yang Ditetapkan
Oleh Admin — 25 Des 2025
Langkah-langkah orang ditetapkan oleh TUHAN, dan Ia berkenan akan jalannya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya. (Mazmur 37:23-24)
Dalam perjalanan hidup kita, kita sering menghadapi ketidakpastian dan tantangan yang dapat membuat kita merasa tersesat atau kewalahan. Dalam saat-saat seperti itu, sangat penting untuk mengingat kepastian yang terdapat dalam Mazmur 37:23-24. Bagian ini mengingatkan kita bahwa hidup kita bukanlah kebetulan atau tanpa arah; hidup kita diarahkan oleh Allah yang penuh kasih dan tujuan.
Ketika kita memikirkan langkah-langkah orang yang ditetapkan oleh TUHAN, kita diingatkan bahwa setiap pilihan yang kita buat dan setiap jalan yang kita tempuh ada di bawah bimbingan ilahi-Nya. Allah memiliki rencana bagi kita, dan Dia terlibat secara aktif dalam hidup kita. Sungguh menghibur mengetahui bahwa kita tidak sendirian dalam mengambil keputusan. Ketika kita mencari Dia melalui doa dan firman-Nya, Dia membentuk jalan kita, menuntun kita menuju kehendak-Nya yang sempurna.
Selain itu, ayat ini juga menyoroti kebenaran penting: bahkan ketika kita tersandung dan jatuh, kita tidak ditinggalkan. Perjalanan hidup bisa penuh dengan kesulitan, dan kita mungkin menghadapi kemunduran atau kegagalan. Namun, janji-Nya jelas: ketika kita jatuh, kita tidak sampai tergeletak. TUHAN menopang kita dengan tangan-Nya. Ini adalah pengingat yang kuat akan kasih karunia dan belas kasihan Allah. Dia tidak membuang kita di saat kelemahan kita; sebaliknya, Dia mengulurkan tangan-Nya untuk mengangkat kita.
Dalam kehidupan modern, kita sering merasa tertekan untuk menjadi sempurna atau harus memahami segalanya. Media sosial membombardir kita dengan gambaran kesuksesan dan pencapaian, menciptakan narasi palsu bahwa kita tidak boleh gagal. Namun, kenyataannya kegagalan adalah bagian dari pertumbuhan. Seringkali melalui kegagalanlah kita belajar pelajaran yang paling berharga. Kuncinya adalah tidak tetap tinggal dalam kegagalan, tetapi membiarkan Allah menuntun kita kembali ke jalan yang benar.
Hari ini, luangkan waktu sejenak untuk merenungkan perjalanan hidupmu sendiri. Adakah area di mana kamu merasa tidak pasti atau putus asa? Bawalah kekhawatiran itu kepada Allah dalam doa, percaya bahwa Dia sedang menetapkan langkahmu. Ingatlah bahwa bahkan dalam pergumulanmu, kamu tetap dipegang erat oleh tangan-Nya. Rangkullah keyakinan bahwa Allah berkenan akan dirimu dan perjalananmu. Dia berkomitmen untuk menuntunmu, menghiburmu, dan mengangkatmu ketika kamu tersandung.
Marilah kita melangkah hari ini dengan keyakinan bahwa langkah-langkah kita ditetapkan oleh TUHAN. Dia tahu rencana yang Dia miliki bagi kita, dan dengan setiap langkah iman yang kita ambil, kita dapat percaya bahwa Dia sedang menuntun kita untuk memenuhi tujuan kita.