2 min read

Pendalaman Alkitab: Biarlah Kasih Menuntun Jalan

Pendalaman Alkitab: Biarlah Kasih Menuntun Jalan

Oleh Admin — 07 Jan 2026

Lakukanlah segala sesuatu dengan kasih. (1 Korintus 16:14)

Di dunia yang serba cepat saat ini, esensi kasih seringkali tertutupi oleh tuntutan kehidupan sehari-hari. Kita terburu-buru ke tempat kerja, membagi waktu untuk berbagai tanggung jawab, dan terkadang lupa pada dasar utama yang seharusnya menuntun tindakan kita. Rasul Paulus, dalam surat pertamanya kepada jemaat di Korintus, memberikan pengingat yang kuat bahwa kasih seharusnya menjadi kekuatan pendorong di balik segala sesuatu yang kita lakukan.

Saat Paulus menulis, "Lakukanlah segala sesuatu dengan kasih," ia mengajak kita untuk merenungkan motivasi dan niat kita. Kasih bukan sekadar perasaan; kasih adalah pilihan dan komitmen untuk bertindak demi kebaikan orang lain. Panggilan untuk mengasihi ini melampaui hubungan pribadi kita dan menjangkau setiap bidang kehidupan—tempat kerja, keluarga, dan komunitas kita.

Pikirkan dampak kasih dalam interaksi sehari-hari Anda. Ketika Anda melakukan tugas dengan kasih, Anda memberi makna dan tujuan pada setiap pekerjaan. Tindakan sederhana, seperti membantu rekan kerja dalam sebuah proyek, dapat menjadi ungkapan kasih yang kuat. Itu menunjukkan bahwa Anda menghargai keberhasilan dan kesejahteraan mereka. Bahkan tugas-tugas yang tampak sepele pun dapat diubah ketika kita memilih untuk melakukannya dengan kasih, entah itu memasak untuk anggota keluarga atau menjadi sukarelawan di komunitas.

Di dunia yang sering mengutamakan ambisi dan kesuksesan, kasih menuntut kerendahan hati dan sikap tidak mementingkan diri sendiri. Kasih menantang kita untuk menyingkirkan ego dan melihat sesama dengan mata belas kasihan. Kita dapat bertanya pada diri sendiri: Bagaimana saya dapat menunjukkan kasih dalam situasi ini? Bagaimana tindakan saya dapat berkontribusi bagi kebaikan bersama?

Selain itu, kasih tidak selalu mudah. Kadang kasih menuntut pengampunan saat kita disakiti, kesabaran saat kita frustrasi, dan kebaikan saat kita tergoda untuk membalas dengan keras. Namun, melalui tantangan-tantangan inilah karakter kita dibentuk dan iman kita dikuatkan. Kasih membekali kita untuk menghadapi kesulitan hidup dengan anugerah dan ketangguhan.

Saat Anda menjalani hari Anda, biarlah kasih menjadi penuntun. Dalam setiap keputusan dan setiap interaksi, usahakan untuk mewujudkan esensi kasih. Baik Anda seorang pemimpin, sahabat, maupun anggota keluarga, biarlah tindakan Anda mencerminkan kasih Kristus. Kasih ini bersifat transformatif; kasih dapat menyembuhkan luka, membangun jembatan, dan menciptakan kesatuan di dunia yang terpecah.

Penutup, ingatlah bahwa kasih bukan hanya konsep abstrak, tetapi tindakan nyata. Lakukanlah segala sesuatu dengan kasih, dan lihatlah bagaimana kasih membawa terang ke dalam kehidupan orang-orang di sekitar Anda. Hari ini, buatlah pilihan sadar untuk membiarkan kasih menuntun jalan dalam segala sesuatu yang Anda lakukan.